Kristiono

Posted on

Kristiono (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 12 Februari 1954; umur 57 tahun), merupakan tokoh telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Mantan Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (PT Telkom) ini meniti karier dari Telkom ke Telkom. Dia Produk asli Telkom. Pertama kali menjabat Dirut pada Juni 2002. Sempat diisukan akan diganti akibat masalah laporan keuangan tahun 2002 yang ditolak oleh Badan Pengawas Pasar Modal Amerika Serikat (US SEC), serta adanya gejala ketidakkompakan di lingkungan sesama direksi. Namun RUPS-LB PT Telkom di Jakarta, 10 Maret 2004 menetapkan kembali lulusan ITS Surabaya (1978) kelahiran Solo 12 Februari 1954 ini sebagai direktur utama. Prestasi yang pernah diraihnya antara lain adalah “Best CEO in Indonesia for the 2003 in Investor Relation Category”.

Karier
Ayah tiga orang anak alumni ITS Surabaya jurusan Teknik Elektro tahun 1978 ini pertama kali memasuki Telkom persis begitu lulus kuliah sebagai maintenance engineer. Kemudian selama enam tahun dia dipercaya sebagai kepala urusan teknik sentral telepon antara tahun 1982-1988. Dari situ dia dikirim selama dua tahun ke Denpasar sebagai Deputi Kawitel VII Denpasar antara tahun 1989-1990. Kemudian dia diangkat selama tiga tahun menjadi kepala subdit bina program perlengkapan, setelah itu sebagai Kepala Proyek Telkom IV antara tahun 1992-1994.

Dia kemudian “dikembalikan” ke Surabaya untuk memangku jabatan Kepala Divisi Regionel V Jawa Timur selama enam tahun, antara tahun 1995-2000. Dari Surabaya itulah dia langsung dipromosikan ke jajaran direksi sebagai direktur perencanaan dan teknologi antara tahun 2000 hingga Juni 2002 di bawah kepemimpinan Mohammad Nazif. Bulan Juni 2002 adalah masa terpenting bagi dia saat terpilih sebagai direktur utama menggantikan bosnya sendiri, Mohamad Nazif.

Kristiono peminat hobi membaca dan olahraga khususnya sepak bola, bulu tangkis dan golf itu adalah Ketua IKA-ITS dengan mengalahkan dua nama besar Ir Muchayat seorang pengusaha dan mantan ketua KADIN Jatim alumni teknik kimia, serta Ir Sutjipto Sekjen DPP PDI Perjuangan yang alumni teknik sipil. Kedua saingan itu pada akhirnya memang mengundurkan diri secara elegan dengan alasan masing-masing sehingga ketiganya tidak sempat berbenturan kepentingan. Sutjipto misalnya, beralasan mempunyai kesibukan sebagai pengurus partai.

Prestasi
Kristiono penerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden RI di tahun 1999. Kristiono juga tercatat pernah menerima “Penghargaan Masa Bakti 15 Tahun” pada 1 September 1993, dan lima tahun kemudian berubah menjadi “Penghargaan Masa Bakti 20 Tahun” pada 1 September 1998. Yang terbaru di tahun 2003 dia menerima penghargaan sebagai “Best CEO in Indonesia for the 2003 in Investor Relation Category” dari Institutional Investor Relation Group (IIRG) di New York, dan Kantor Berita Reuters Agustus 2003.

Selain penerima penghargaan satya lencana dan masa bakti serta posisi Ketua IKA-ITS beberapa pelatihan serta kursus-kursus yang diikuti telah membentuk Kristiono menjadi semakin matang dan siap secara manajerial profesional maupun secara leadership untuk memimpin sebuah perusahaan telekomunikasi berkelas dunia yang sukses mencatatkan penjualan saham di bursa New York Stock Exchange. Masa pelatihan kaderisasi manajerial Telkom itu sudah dia ikuti semenjak tahun 1979 saat pertamakali mengikuti pelatihan Electronic Data Processing Concepts di NCR Corporation, tahun 1979.

Kemudian dia mengikuti pelatihan Telephone Switching Engineering di Kokusai Dheshin Denwa Co, LTD tahun 1982, Project Planner di Siemens tahun 1983, Pemeriksaan Operational PPA STAN tahun 1985, Cellular Radio di ITU tahun 1988, Kursus Staf dan Pimpinan III Telkom tahun 1990, Kursus Staf dan Pimpinan Gabungan BUMN, Lemhannas tahun 1992, Kursus Manajemen TOP 50 1996, serta Kursus Reguler Lemhannas KRA XXXII 1999.

Berbagai catatan emas itulah yang antara lain turut membuat resistensi dia praktis tidak ada saat diangkat mengantikan Muhammad Nazif sebagai orang tertinggi Telkom. Selain karena merupakan orang dalam dia sudah pernah menduduki berbagai jabatan strategis di lingkungan PT Telkom. Dengan penuh rasa percaya diri berpenampilan tenang sekaligus berwibawa di usia 48 tahun pada Juni 2002 itu dia memulai tugas dengan melakukan sejumlah pembenahan baru di lingkungan perusahaan yang sudah mencatat jumlah pelanggan telepon tetap sebanyak delapan juta pelanggan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s