Masa Kecil Prihatin di Tengah Label Bangsawan

Posted on

Minggu, 06/12/2009 11:00 WIB – dui

Loyalitas Gusti Raden Ayu (GRAy) Koes Murtiyah atau yang kerap disapa Gusti Moeng terhadap Keraton Surakarta memang tak dipertanyakan lagi. Hal tersebut sudah terlihat sejak dirinya masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Hal itu berawal saat situasi dan kondisi keraton pada waktu itu sangat memprihatinkan.
“Sebagai seorang anak seorang penguasa pada waktu itu (ketika Gusti Moeng masih SD-red), saya tidak rela kalau raja itu dinilai feodal seperti Belanda. Sehingga saya ingin membuktikan bahwa raja itu tidak sewenang-wenang terhadap rakyat,” tutur Gusti Moeng.
Sejak saat itu, Gusti Moeng selalu ingin mencari permasalahan apa yang sedang melanda Keraton Surakarta. Karena waktu itu, keraton sudah mulai turun pamornya.
“Saya sering berdiskusi dengan almarhum bapak saya (almarhum SISKS Paku Buwono XII-red) tentang perkembangan keraton. Dari diskusi tersebut saya mulai belajar memecahkan permasalahan yang sedang melanda keraton,” urainya.
Meskipun putri bangsawan, dirinya tidak hidup mewah seperti apa yang dibayangkan oleh sebagian orang. Hidup prihatin pun sudah menjadi temannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Ayah saya itu pernah tidak memiliki uang sama sekali untuk membiayai sekolah anak-anaknya,” kenangnya.
Dari keprihatinannya tersebut, menjadikannya untuk lebih dekat dengan Sang Kuasa. Setiap sepertiga malam terakhir, Gusti Moeng selalu terbangun dari tidurnya untuk melakukan Salat Lail serta berdzikir supaya selalu diberi kemudahan dalam menjalani hidup.
Hal tersebut dilakukannya tidak hanya sekali atau dua kali, namun hingga sekarang pun sudah menjadi rutinitas tersendiri.
“Kewajiban manusia itu beribadah, karena segala sesuatunya Tuhan lah yang menentukan,” imbuhnya.
Hingga sekarang Gusti Moeng memiliki keinginan untuk tetap mengembalikan pamor keraton yang saat ini dinilai sudah hampir kehilangan pamornya. “Saya memiliki tanggung jawab yang besar akan keberadaan Keraton Surakarta ini,” terangnya.
Bahkan walaupun sekarang ini dirinya sedang menjabat anggota DPR RI, namun dirinya masih tetap menyempatkan waktunya untuk memberikan kontribusi terhadap Keraton Surakarta. (dui)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s