Hewan dan Tanaman Jadi Melodi Hidup

Posted on

Minggu, 13/12/2009 11:00 WIB – dui

Hewan peliharaan dan aneka tanaman hias menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan sosok budayawan Rahayu Supanggah. Baginya kedua pengisi hidupnya itu ibarat melodi yang menyuguhkan nada-nada kehidupan di sekelilingnya.
Kegemaran terhadap hewan peliharaan dan tanaman hias terlihat di sekitar rumah suami Sundari ini. Jangan heran, jika Anda berkunjung ke kediaman mantan orang nomor satu STSI Surakarta (sekarang ISI Surakarta) akan menjumpai beragam tanaman hias serta hewan peliharaan. ”Pokoknya rasanya akan lain kalau mengganggap hewan dan tanaman itu adalah teman kita. Kalau kita itu mampu berteman dengan hewan dan tanaman, maka mereka pun juga dapat berteman dengan kita,” tutur Panggah saat ditemui Joglosemar di kediamannya Kamis (10/12) pekan lalu.
Baginya, tanaman dan hewan yang merupakan bagian dari alam menjadi pembuktian bahwa seorang seniman mampu berbaur dengan siapapun dan apa pun. ”Kalau masalah membaur, saya usahakan semaksimal mungkin dapat membaur dengan lingkungan. Baik itu lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal,” imbuh komponis yang kerap berkolaborasi dengan berbagai seniman internasional itu.
Dia menunjukkan berbagai binatang yang dipeliharanya telah menjadi bagian dari hidupnya. Di antaranya, burung merak, kucing, anjing, ikan, dan jenis hewan lainnya. ”Saya sudah merawatnya lama, maka ya ibaratnya emosional kita sudah menyatu,” ujarnya.
Di sisi lain, beragam tumbuhan dari tanaman hias hingga tanaman rimbun sengaja dia hadirkan sedekat mungkin dengan kehidupannya. Tak heran, jika beragam tanaman hias memadati seisi halaman rumahnya. Bahkan pagar rumahnya pun juga terbuat dari tanaman. ”Supaya tidak terasa panas, maka saya padati rumah dengan tanaman,” tuturnya.
Alasan lain kenapa Panggah memilih menghabiskan waktu senggangnya dengan merawat tumbuhan dan hewan peliharaan, karena keduanya mampu menjadi hiburan di kala senggang. ”Hati ini akan merasa tenang dan nyaman dengan melihat tanaman yang hijau serta hewan peliharaan yang lincah,” kata bapak dari Bontos, Gandang dan Wirid tersebut. (dui)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s