Bukan Politisi Karbitan

Posted on

Minggu, 27/12/2009 11:00 WIB – Wardoyo

Melihat perjalanan karier perempuan kelahiran Sragen, 35 tahun silam ini memang terkesan lebih banyak dibumbui faktor keberuntungan. Posisi Bupati yang diemban sang ayah dianggap menjadi dewa penolong yang memudahkan dirinya meraih posisi dan obsesi apa pun di Bumi Sukowati. Termasuk kursi pucuk pimpinan di DPRD Sragen yang saat ini dijabatnya.
Kendati demikian, Yuni tetap enggan disebut politikus karbitan yang meraih kemenangan dengan bantuan kemudahan. Ia mengaku posisi yang diperolehnya adalah buah kerja kerasnya untuk meraih simpati dari rakyat semasa kampanye Pileg 2009 lalu. ”Saya benar-benar turun ke bawah. Datang dari satu pintu ke pintu untuk mengenalkan diri dan meminta dukungan masyarakat. Jadi tidak semudah yang dibayangkan,” ujarnya.
Meski kini sukses duduk di kursi Ketua DPRD, Yuni mengaku tidak akan melupakan dukungan dari masyarakat bawah. Sebab, berkat dukungan besar dari masyarakat itulah dia sukses meraih apa yang kini didapatnya. Atas dasar inilah, sejak menjadi anggota dewan, ia tak lupa menyempatkan diri untuk berkunjung ke daerah baik dalam rangka dinas maupun silaturahmi.
”Rasanya tidak ada yang lebih membahagiakan kecuali datang ke bawah dan disambut hangat oleh warga. Jadi alangkah berdosanya kalau saya sampai melupakan rakyat yang sudah memberi dukungan hingga saya bisa menjadi seperti ini. Saya juga tidak ingin dicap seperti kacang lupa kulitnya,” akunya.
Namun soal gaya  kepemimpinan yang diterapkan selama menkhodai DPRD, Yuni blak-blakan mengaku sedikit banyak diilhami dari sang ayah. Dari ayahnyalah, ia mengaku banyak mendapat ilmu bagaimana menjadi sebuah pemimpin teladan yang disegani dan dicintai bawahan.
”Terutama dalam hal mengatasi manajemen konflik. Bapak selalu bilang, kalau ingin menjadi orang besar harus banyak menjalin pertemanan dan menghindari permusuhan. Rangkul musuhmu kalau perlu jadikan dia teman,” tuturnya. (Wardoyo)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s