Perolehan Laba Bank Muamalat Mencapai 57 Persen

Posted on Updated on

Achmad BaradjakKeberadaan Bank Muamalat di Solo semakin hari semakin mendapatkan tanggapan besar dari masyarakat. Terbukti dari tahun ketahun mengalami peningkatan baik dari segi keuntungan maupun bertambahnya nasabah.

“Sepanjang tahun 2007 akhir sampai dengan tahun 2008 terjadi peningkatan pada laba. Pada akhir desember 2007 ditutup dengan laba 3,5 miliar, dan pada penutupan bulan desember 2008 meningkat menjadi 5,5 miliar, sehingga ada peningkatan terjadi penigkatan sebesar 2 miliar.

Kalau diprosentase terjadi peningkatan mencapai 57 persen,” ungkap Achmad Baradjak Business Manager Bank Muamalat Cabang Solo. Lebih lanjut ia menyatakan, sampai saat ini total asset di solo mencapai 110 miliar, dari aset sebesar itu telah digunakan untuk melakukan pembiayaan mencapai 115 miliar. Menurutnya, itu berarti dana yang dihimpun oleh Bank Muamalat Solo semua telah tersalurkan.

“Dana yang kami himpun dari masyarakat tidak ada yang diendapkan di kantor Bank Muamalat, bahkan kami masih meminta bantuan dari kantor pusat,” ungkap Achmad Baradjak. Dari sejumlah itu menurunya digunakan untuk melakukan pembiayaan Mudarobah Musyarokah, dan Murobahah. Komposisi yang diterapkan pada Bank Muamalat Solo 50 persen digunakan untuk transaksi transaksi mudorobah, 10 persen untuk musyarokah, dan 40 persen digunakan untuk transaksi murobahah. Untuk membaca data tersebut itu artinya (FDR) Financial to Deposit Rasio atau Perbandingan antara financing (pembiayaan) dengan deposit (dana pihak ketiga) lebih dari dari 100 persen. Keadaan tersebut menunjukkan intermediasi Bank Syariah di Solo saat ini sudah terwujud. “Selama ini intermediasi yang dilakukan bank muamalat berjalan dengan cukup baik. Menunjukkan fungsi bank untuk mendukung sector usaha, koperasi, industri kecil itu betul-betul nyata,” tambahnya. Jika dibandingkan dengan bank konvensional Bank Muamalat menunjukkan perbedaan yang nyata. Sebagian besar dana yang dihimpun oleh di bank konvensional FDR hanya mencapai 50 persen. Dalam istilah bank konvensional hal tersebut dinamakan LDR (Loan Deposit Rasio). Itu menunjukkan bahwa dana yang disalurkan kembali ke masyarakat hanya separohnya saja dari dana yang dihimpun. (Amri Yahya http://www.pkesinteraktif.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s