Bank Syariah, Jangan Sesak di Badan Sendiri

Posted on Updated on

Solo (06/1)Meski peluang besar, namun perkembangan bank syariah sampai saat ini ternyata masih berjalan cukup lambat. Hal tersebut terkait dengan akumulasi modal sampai saat ini ternyata tidak merata di seluruh masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan strategi meraih dana tersebut dan memutarnya kembali pada masyarakat.

”Memang harus kita sadari bahwa ternyata akumulasi modal saat ini tidak seperti yang kita bayangkan yaitu tersebar merata pada masyarakat,” Ungkat Muh Rudi Nugroho sekjen MES Solo. Namun demikian perlu ada setrategi untuk dapat memanfaatkan dana yang terkumpul pada salah satu kelompok masyarakat tersebut.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa akumulasi modal tersebut memang benar-benar hanya berada pada kelompok masyarakat tertentu, untuk itu perlu dilakukan upaya untuk memanfaatkan dana besar tersebut untuk kemaslahatan masyarakat melalui bank syariah. ”Bank syariah melakukan upaya untuk merangkul kelompok masyarakat tersebut. Kita jangan sesak di baju sendiri, dan lebih terbuka. Karena bank syariah tidak hanya untuk kamum muslimin saja namun untuk seluruh umat manusia,” tambahnya.

Melihat praktek ekonomi syariah di beberapa negara eropa ternyata sukses di terapkan, meskipun yang menjalankan bank tersebut bukanlah seorang muslim. Ini menunjukkan bahwa sistim ekonomi syariah mampu diterapkan meskipun yang menjalankan bukan hanya umat Islam. ”Ini menunjukkan bahwa ajaran islam memang merupakan rahmatan lil alamin,”tandasnya. (amri yanya http://www.pkesinteraktif.com)

Muh Rudi
Muh Rudi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s